Tema Bimtek
Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026 untuk Pemerintah Daerah Terbaru
Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026 untuk Pemerintah Daerah
Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026 menjadi salah satu program pengembangan kompetensi yang sangat penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan. Regulasi terbaru ini memberikan arah yang lebih jelas mengenai mekanisme perencanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) agar selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan kebutuhan daerah. Melalui pelatihan yang tepat, peserta dapat memahami strategi penyusunan usulan DAK secara efektif, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Apa Itu Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026
Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026 merupakan program peningkatan kapasitas yang dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola perencanaan Dana Alokasi Khusus sesuai regulasi terbaru.
Perencanaan DAK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang terintegrasi dengan prioritas pembangunan nasional. Oleh karena itu, aparatur pemerintah perlu memahami kebijakan, mekanisme, serta strategi penyusunan usulan DAK yang sesuai dengan ketentuan terbaru. Melalui kegiatan ini, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai sinkronisasi perencanaan daerah, penganggaran berbasis kinerja, hingga evaluasi pelaksanaan program yang didanai melalui DAK.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026
- Memahami substansi PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026.
- Meningkatkan kemampuan penyusunan dokumen perencanaan DAK.
- Mendukung sinkronisasi program daerah dengan prioritas nasional.
- Meminimalkan kesalahan administrasi dalam pengusulan DAK.
- Meningkatkan efektivitas penggunaan Dana Alokasi Khusus.
- Memahami indikator kinerja dan target pembangunan.
- Mengoptimalkan koordinasi antar perangkat daerah.
- Meningkatkan kualitas penganggaran berbasis hasil.
- Memperkuat akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan program.
- Mendukung keberhasilan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung implementasi tata kelola pemerintahan yang baik melalui proses perencanaan yang lebih terukur dan sesuai regulasi. Kegiatan ini sangat relevan bagi instansi yang ingin meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah secara berkesinambungan.
Materi yang Dibahas dalam Pelatihan
Beberapa materi utama yang akan dibahas meliputi:
- Kebijakan terbaru perencanaan Dana Alokasi Khusus.
- Implementasi PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026.
- Sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah.
- Strategi penyusunan proposal DAK yang efektif.
- Analisis kebutuhan pembangunan daerah.
- Penyusunan indikator kinerja program DAK.
- Integrasi DAK dengan dokumen RPJMD dan RKPD.
- Tata cara penginputan dan penyampaian usulan DAK.
- Monitoring dan evaluasi pelaksanaan DAK.
- Pengelolaan risiko dalam pelaksanaan program DAK.
- Akuntabilitas dan pelaporan kegiatan DAK.
- Studi kasus implementasi perencanaan DAK pada pemerintah daerah.
Materi tersebut disusun untuk memberikan pemahaman yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta dalam menghadapi dinamika regulasi terbaru. Selain teori, peserta juga memperoleh wawasan terkait praktik terbaik dalam pengelolaan dan perencanaan Dana Alokasi Khusus.
Siapa yang Perlu Mengikuti Pelatihan Ini
Pelatihan ini direkomendasikan bagi:
- ASN di lingkungan kementerian dan pemerintah daerah.
- Bappeda provinsi, kabupaten, dan kota.
- Pejabat perencana pembangunan daerah.
- Pengelola program dan kegiatan DAK.
- Tim penyusun RKPD dan RPJMD.
- Pejabat penganggaran perangkat daerah.
- Auditor internal pemerintah.
- Aparatur pengelola keuangan daerah.
- BUMD yang terlibat dalam pembangunan daerah.
- Akademisi dan konsultan sektor pemerintahan.
Peserta dari berbagai sektor tersebut akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi perencanaan DAK yang sesuai regulasi.
Dari Mana Narasumber dalam Pelatihan Ini
Narasumber berasal dari Kementerian PPN/Bappenas, Kemendagri, Kemenkeu, akademisi, dan praktisi perencanaan pembangunan.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Mengapa perencanaan DAK perlu mengikuti PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026?
Karena regulasi tersebut menjadi pedoman terbaru dalam proses sinkronisasi perencanaan pembangunan nasional dan daerah sehingga usulan DAK menjadi lebih tepat sasaran.
2. Apa manfaat mengikuti Training Perencanaan Dana Alokasi Khusus DAK?
Peserta akan memahami mekanisme penyusunan usulan DAK, indikator kinerja, evaluasi program, serta strategi meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah.
3. Siapa yang paling membutuhkan Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS?
ASN, pejabat perencana, pengelola keuangan daerah, Bappeda, auditor internal pemerintah, serta pihak yang terlibat dalam pengelolaan program pembangunan daerah.
Dalam menghadapi perubahan regulasi dan tuntutan peningkatan kualitas pembangunan daerah, penguasaan perencanaan Dana Alokasi Khusus menjadi kebutuhan yang sangat penting. Melalui Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026, peserta dapat meningkatkan kompetensi dalam menyusun perencanaan yang efektif, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan nasional. PENA Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan program Bimtek Perencanaan DAK, Pelatihan Penyusunan Usulan Dana Alokasi Khusus, dan Training Implementasi Regulasi Perencanaan Pembangunan Daerah yang dirancang untuk mendukung peningkatan kapasitas aparatur dan profesional dalam menghadapi tantangan tata kelola pembangunan modern.
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari PENA Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026
Metode Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Lokasi Kegiatan: Bimtek Pelatihan Perencanaan DAK Berdasarkan PPN BAPPENAS Nomor 2 Tahun 2026
Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.
Waktu Kegiatan: Training Implementasi PPN BAPPENAS 2026
Untuk waktu kegiatan dapat menyesuaikan permintaan dari peserta, dan tersedia dari Bulan Januari sampai Desember 2026.
Legalitas Lembaga:
- Notaris WENIKA PRIASTUTI AGUSTINI S.H., M.KN., sesuai salinan Akta Nomor 44 Tanggal 16 Mei 2025
- SK KEMENHUM RI NOMOR AHU-0040093.AH.01.01.TAHUN 2025
- NPWP PUSAT PELATIHAN INDONESIA : 1000-0000-0244-9111
- NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB): 2305250063339
- KBLI : 82302 -85500 -82301-70209-73100
Fasilitas Pelatihan Penyusunan Usulan DAK Daerah
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Kontak Person Bimtek Perencanaan Dana Alokasi Khusus DAK
- Arie – Hp/Wa: 085242961361
- website : https://www.Bimtekpelatihan.com/
Lihat juga Bimtek Pelatihan Strategi Perencanaan Dana Alokasi Khusus DAK Sesuai Regulasi Terbaru